'Despacito' Jadi Lagu Paling Didengar Sepanjang Masa

Administrator - Rabu,19 Juli 2017 - 21:49:00 wib
'Despacito' Jadi Lagu Paling Didengar Sepanjang Masa
Baru enam bulan dirilis, 'Despacito' sudah mencetak rekor. Lagu reggae-pop latin itu sukses menjadi lagu paling didengar 'streaming' sepanjang masa. Screenshoot via Youtube/LuisFonsiVEVO/Cnni
Jakarta: Baru enam bulan lagu Despacito dirilis, namun single reggae-pop karya Luis Fonsi itu telah berhasil mencetak rekor. Lagu yang membuat joget itu berhasil tercatat sebagai lagu paling banyak didengar streaming sepanjang masa.
 
Diberitakan AFP, pihak label, Universal Music Latin Entertainment mengatakan Despacito versi original dan remix bersama Justin Bieber telah didengar secara streaming hingga 4,6 miliar kali di seluruh platform, termasuk YouTube dan Spotify.
 
Despacito yang berisi sindiran bernuansa seksual dan dibawakan Fonsi bersama Daddy Yankee itu dirilis pada Januari 2017 serta semakin viral saat muncul versi bersama Bieber pada April lalu.
 
Lagu musisi Puerto Riko ini bahkan menurunkan peringkat lagu Bieber, Sorry, yang memiliki capaian putar 4,38 miliar kali.
 
Despacito telah menempati peringkat pertama di tangga lagu Amerika Serikat selama 10 pekan dan menjadi lagu berbahasa Spanyol pertama yang mencapai puncak tangga lagu setelah Macarena pada 1996.
 
“Streaming adalah penghubung untuk pendengar di seluruh dunia dan ini membantu musik saya menggapai seluruh sudut dari planet ini,” kata Fonsi dalam pernyataannya.
 
Lucian Grainge, ketua dan CEO dari Universal Music Group selaku label dunia terbesar menyerbut Despacito menjadi hit terbesar di 2017.
 
“Streaming telah membuka peluang dari sebuah lagu dengan beat yang berbeda, dari budaya yang berbeda, dan dalam bahasa yang berbeda menjadi raksasa kesuksesan di seluruh dunia,” kata Grainge.
 
Sedangkan di platform YouTube, Despacito mengalami lonjakan tontonan menjadi video peringkat ke-empat yang paling banyak ditonton dengan 2,6 miliar kali.
 
Despacito, dalam bahasa Latin berarti ‘perlahan.’ Lagu itu sejatinya bercerita tentang godaan secara perlahan.
 
Terjemahan bebasnya kira-kira, “Saya ingin menelanjangimu dengan ciuman perlahan, menandai dinding labirinmu, dan mengubah tubuhmu jadi manuskrip.”
 
Lagu itu sangat berakar Latin. Bukan hanya bahasanya, tapi juga kesan yang ditimbulkan. Soal musik yang membuat bergoyang, juga rayuan menggoda khas orang-orang Latin.
 
Tak dapat dipungkiri, lagu Despacito itu sendiri memang genius. Musiknya, liriknya, dan paduan bahasa Spanyol serta Inggrisnya membuat Despacito ‘renyah’ didengar dan dinyanyikan. Fonsi sendiri mengakui itu, meski ia tak tahu formula pastinya.
 
“Itu hanya terasa spesial karena sangat sederhana tapi catchy,” ujarnya pada media.
 
“Terkadang Anda jadi agak berlebihan saat menulis lagu dan Anda mencoba mendapatkan lirik yang sempurna. Dan [lagu] ini, dari sudut pandang penulis lagu, ajaib.” lanjutnya. 
 
Cnni/end/rrn