Pekanbaru Terbuka Jadi Barometer Porprov 2017

Administrator - Selasa,16 Mei 2017 - 21:37:26 wib
Pekanbaru Terbuka Jadi Barometer Porprov 2017
Saya mengapresiasi kegiatan ini dan berharap pada kegiatan ini akan muncul bibit atlet yang baru. Sehingga nanti bisa diberangkatkan di Porprov atau iven nasional dan internasional.Rpc Pic

Pekanbaru: Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Pekanbaru Edwar Sanger berharap Kejuaraan Pencak Silat Pekanbaru Terbuka yang tengah berlangsung berhasil menemukan atlet potensial untuk diturunkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov 2017. Apalagi iven yang digelar di Hall Sepaktakraw, Komplek Bandar Seni Raja Ali Haji tersebut menurutnya merupama barometer untuk mengukur kesiapan atlet Pekanbaru.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini dan berharap pada kegiatan ini akan muncul bibit atlet yang baru. Sehingga nanti bisa diberangkatkann di Porprov atau iven nasional dan internasional,” ujar Edwar Sanger usai membuka Kejuaraan Silat Pekanbaru Open pada akhir pekan lalu di Kediaman Wali Kota Pekanbaru.

Sementara itu, Ketua Pengkot IPSI Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian mengatakan jumlah peserta yang akhirnya ikut berkompetisi berjumlah 203 atlet. Pasalnya ada beberapa atlet daerah yang mengundurkan diri.

“Ada yang mengundurkan diri karena alasan pekerjaan dan kesehatan. Selain dari daerah di Riau, hanya dari Padang dan Sawah Lunto yang hadir. Sedangkan dari Jawa Timur batal ikut karena alasan pekerjaan,” jelasnya.

Sedangkan di Riau hanya dihadiri oleh atlet Pengkab IPSI Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Rokan Hilir, Pekanbaru dan Kepulauan Meranti. IPSI Kampar dan Pelalawan batal ikut, namun utusan dari perguruan tetap ikut kompetisi dari dua kabupaten tersebut.

Namun Zulfahmi sangat yakin kejuaraan yang dilaksanakan tetap kompetitif. Apalagi pihaknya tengah menjaring atlet pada kejuaraan tersebut untuk diikutsertakan pada kejuaraan silat Sijori di Tanjungpinang pada April mendatang.

“Namun yang kami kirim hanya atlet yang berpotensi meraih medali saja. Maka kita akan lihat mana yang potensial dan mana yang kurang potensial,” jelasnya.

Rpc/Eca/Advertorial