Perangkat Mobile Sumbang 75 Persen Akses Internet pada 2017

Administrator - Senin,31 Oktober 2016 - 11:41:55 wib
Perangkat Mobile Sumbang 75 Persen Akses Internet pada 2017
Ilustrasi pengguna internet. Roman Drits/Barn Images/Cnn
RADARRIAUNET.COM: Pengguna internet diperkirakan akan meningkat sedikit pada 2017 menjadi 75 persen dari total pengguna di dunia. Kantor analis Zenith menyebut angka itu akan terus bertambah seiring meningkatnya akses internet dari ponsel pintar dan tablet yang kian populer.
 
Angka itu berpengaruh langsung terhadap belanja iklan di perangkat bergerak. Pada laporan "Ramalan Iklan Mobile" yang dirilis Kamis (27/10) lalu, Zenith memperkirakan 60 persen belanja iklan dunia akan berputar di mobile pada 2018. 
 
Seperti yang diwartakan Reuters, akan ada US$134 miliar atau sekitar Rp1.745 triliun total uang yang akan dikeluarkan untuk belanja iklan mobile pada 2018. Angka ini akan melampaui belanja iklan gabungan dari koran, majalah, bioskop, dan iklan luar ruangan.
 
Berdasarkan perhitungan yang dibuat Zenith pada tahun ini sendiri, pengeluaran iklan di perangkat bergerak baru mencapai US$71 miliar yang setara dengan Rp930 triliun.
 
"Dalam empat tahun, pengguna internet di mobile melonjak dari 40 persen ke 70 persen," ujar Scott Singer, eksekutif media digital dan direktur pelaksana dari firma DDG.
 
Menurut Singer, tren yang berlangsung memperlihatkan aliran belanja iklan bergeser dan turut mempengaruhi bisnis di industri media, hiburan, dan komunikasi.
 
Konsumsi data melalui video yang belakangan makin marak, terutama di Facebook, akan mendorong perusahaan telekomunikasi untuk menyatukan distribusi digital dan konten. Industri itu juga percaya diri dengan langkah itu, jumlah trafik yang masuk akan berlipat ganda apalagi dengan sokongan infrastruktur yang mereka miliki. 
 
Itu pula strategi yang melandasi raksasa telekomunikasi AT&T mengakuisisi perusahaan media Time Warner dengan nilai transaksi mencapai US$85,4 miliar atau Rp1.111 trilun pada Sabtu (22/10). Hal sama dilakukan oleh Verizon yang telah mengajukan tawaran pembelian resmi terhadap Yahoo.
 
Sebelumnya Zenith telah memperkirakan jumlah pengguna internet via mobile pada 2016 sebanyak 71 persen dari total pengguna. Perusahaan berbasis internet seperti Google, Facebook, dan Snapchat merupakan ladang baru di mana pengiklan menghabiskan sebagian besar uangnya untuk menarik konsumen.
 
Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) per Oktober 2016 mencatat di Indonesia ada 92,8 juta masyarakat yang memilih perangkat bergerak sebagai alat akses internet utama. Ponsel menjadi perangkat nomor wahid dengan jumlah 63,1 juta yang dipakai masyarakat untuk berselancar di internet ketimbang perangkat lainnya. 
 
evn/CNN