Utusan MAN Selatpanjang Juarai Lomba Pidato yang Digelar KNPI Kepulauan Meranti

Administrator - Sabtu,29 Oktober 2016 - 10:55:43 wib
Utusan MAN Selatpanjang Juarai Lomba Pidato yang Digelar KNPI Kepulauan Meranti
Foto bersama dengan pemenang pidato. gor

RADARRIAUNET.COM - Utusan Madrasah Aliah Negeri (MAN) Selatpanjang keluar sebagai pemenang pada lomba pidato yang digelar Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kepulauan Meranti bersempena dengan Hari Sumpah Pemuda. Pidato itu mengangkat tema peran pemuda dalam pembangunan.

Plt Sekda Julian Norwis berkesempatan menutup langsung acara ini. Terlihat hadir Kabag Humas Helfandi, Kabag Kesra Rosdaner, pimpinan Bank BRI, Bank Riau Kepri, dan beberapa undangan lain.

Keputusan Dewan Juri lomba pidato dibacakan Sekretaris dewan juri Rayan Pribadi SH, didampingi Ketua Afrizal Cik SSos MSi, dan anggota Abdullah SPd.

Pembacaan pemenang dimulai dari juara harapan II, dilanjutkan harapan I, juara III, juara II, dan juara I. Saat membacakan pemenang pertama, Rayan sempat membuat puluhan peserta deg-deg an.

Berikut para pemenang lomba dalam lomba pidato yang digelar KNPI Kepulauan Meranti yaitu, juara I atas nana Nurain Hera Septia nomor undian 23 utusan MAN Selatpanjang dengan nilai 91,5. Juara II atas nama Yudhia Safitri nomor undian 29 utusan SMAN I Tebingtinggi dengan nilai 90, dan juara III atas nama Seli Martini nomor undian 10 utusan STAI Nurul Hidayah Selatpanjang dengan nilai 89,5.

Untuk harapan, panitia mengambil dua peserta. Yaitu, harapan I atas nama Konia Apria Ningsih nomor undian 39 utusan SMA 2 Tebingtinggi dengan nilai 88,5, dan harapan II Septia Egiawati nomor undian 17 utusan SMAN I Rangsangbarat dengan nilai 87.

Rudi Kurniawan SPd, ketua panitia pelaksana dalam sambutannya mengatakan bahwa sebelumnya mereka menyebarkan undangan ke 30 SMA sederajat dan perguruan tinggi. Namun, diikuti 16 SMA sederajat dan 3 perguruan tinggi.

"Jumlah peserta 40 orang," kata Rudi.

Ditambahkan Ketua DPD KNPI Kepulauan Meranti Hanafi SSos, tahun depan ada rencana akan digelar kegiatan serupa. Namun, dalam skala besar yaitu se Provinsi Riau.

Kata Hanafi lagi, dengan menggelar lomba pidato dengan tema peran pemuda dalam pembangunan ini untuk meningkatkan jiwa kritik di pemuda itu sendiri. Pemuda yang belakangan dianggap kurang peka, harus kembali bisa menjadi orator. Pemuda harus mengontrol kebijakan pemerintah.

"Kita jadikan orator bukan provokator. Pemuda harus mengontrol kebijakan pemerintah. Kita membuka ruang itu melalui kegiatan lomba pidato," ujar Hanafi.

Disampaikan Hanafi juga, mahasiswa harus bisa berfikir, daerah ini memang harus dikontrol. Kritik yang konstruktif kepada pemerintah, sangat diharapkan. "Mungkin begitulah cara pemuda atau mahasiswa menyampaikan kritikan mereka terhadap pemerintah. Tapi, kritik yang disampaikan itu harus kritik konstruktif," kata Hanafi juga.


gor/radarriaunet.com