APBD 2017 Pekanbaru Turun Rp1 Triliun, Pemko Diminta Genjot PAD

Administrator - Kamis,27 Oktober 2016 - 12:58:40 wib
APBD 2017 Pekanbaru Turun Rp1 Triliun, Pemko Diminta Genjot PAD
APBD. hal

RADARRIAUNET.COM - APBD murni Pekanbaru 2017 sudah disahkan sebesar Rp2,355 triliun, jumlah tersebut menurun Rp1 triliun jika dibandingkan tahun lalu.

Hal ini terungkap pada saat Pegesahan APBD Murni tahun 2017 yang dilakukan di gedung Paripurna DPRD Pekanbaru pada Senin (24/10/2016) malam. Rapat dipimpin langsung oleh Sahril SH beserta wakil ketua DPRD Pekanbaru yang lainnya yakni, Sigit Yuwono ST, Sondia Warman, dan Jhon Romi Sinaga.

Sementara dari Pemko Pekanbaru dihadiri langsung Walikota Firdaus MT serta unsur Forkompinda dan beberapa kepala dinas.

Juru bicara Banggar DPRD Pekanbaru Ida Yulita Susanti menjelaskan, nilai APBD 2017 sebesar Rp2,355 triliun tersebut, memang turun dari APBD 2016, yakni Rp3,4 triliun. Hal ini disebabkan beberapa faktor, di antaranya dana bagi hasil dan bantuan pusat minim, PAD kurang dan pemangkasan beberapa Perda oleh pemerintah pusat.

"Adapun angka Rp2,355 triliun itu terdiri dari PAD yang ditargetkan pencapaiannya Rp1,01 triliun, dana perimbangan Rp1,1 triliun triliun serta pendapatan lain-lain Rp100 miliar lebih," jelas Ida Senin (24/10/2016) malam.

Untuk itu DPRD Pekanbaru berharap kepada Pemko agar merealisasikan pencapaian APBD tersebut, termasuk juga dalam menggenjot PAD dan harus tetap mengacu pada aturan yang ada.

"Perangkat daerah diharapkan dapat melaksanakan program sesuai jadwal dan mengoptimalisasikan semua program yang ada. Dinas kita minta harus capai targetnya untuk di tahun mendatang," ujarnya.

Sementara Walikota Pekanbaru Firdaus MT usai paripurna mengucap terima kasih kepada semua anggota DPRD, terutama Banggar yang sudah membahas sesuai prosedur yang ada.

"Penggunaan pembelanjaan APBD ini, setelah verifikasi dari Gubernur Riau. Kita harapkan secepatnya. Yang jelas, apa yang diharapkan pihak DPRD, akan dilaksanakan, dan tentunya harus didukung kerja sama yang baik antara pemerintah dan legislatif agar lebih baik dan maju kedepannya," katanya.


hal/fn/radarriaunet.com