Perusahaan Besar di Siak Minim Dukung Tour De Siak 2016

Administrator - Rabu,26 Oktober 2016 - 09:56:00 wib
Perusahaan Besar di Siak Minim Dukung Tour De Siak 2016
Pemkab Siak kecewa pelaksanaan Tour De Siak 2016 tak didukung optimal sejumlah kalangan. Terutama sejumlah perusahaan besar yang beroperasi di daerah tersebut. rtc
RADARRIAUNET.COM - Iven balap sepeda bertaraf internasional yang dilaksanakan di Kabupaten Siak, Provinsi Riau yakni Tour De Siak (TDSi) 2016 sukses dilaksanakan. Iven ini merupakan yang ke4 kalinya dilaksanakan di Kabupaten Siak secara berturut-turut, dan untuk 2016 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak telah menganggarkan dalam APBD senilai sekitar Rp3,5 miliar.
 
Dalam Iven balap sepeda ini diketahui bahwa, pihak perusahaan, BUMN dan BUMD kurang berkontribusi. Adapun beberapa perusahaan tersebut adalah, PT Bumi Siak Pusako (BSP) hanya memberikan kaos fans bike, billbosat, brusur wisata, balkon, dan sponsor tim pembalap BSP.
 
Dikatakan Maganer umum dan CSR PT BSP Danil Firdaus, kepada awak media mengungkapkan bantuan yang diberikan pada Iven balap sepeda bertaraf internasional tersebut.
 
Selain PT BSP, Selasa (25/10/16), juga ada PT RAPP yang mana perusahaan kertas ini memberikan bantuan berupa beberapa perlengkapan dan material yang dibutuhkan dalam pelaksanaan acara Iven tersebut. Hal ini dikatakan salah seorang staf di Departemen Perhumasan Erik, kepada awak media "RAPP memberikan beberapa bantuan di antaranya baju kaos, balon udara," ujarnya.
 
Sementara itu PT Chevron Pasifik Indonesia (CPI), dalam acara tersebut tidak memberikan bantuan karena pihak perusahaan mengaku tidak mendapatkan proposal dari panitia pelaksana TDSi 2016.
 
Begitu juga pada PT IKPP di Perawang, hal itu diungkapkan Humas perusahaan tersebut Armadi kepada awak media. Acara TDSi2016 ini dirinya tidak mengetahui apakah perusahaan ada berkontribusi atau tidak, karena dia mengaku bantuan tersebut kewenangan kantor pusat di Pekanbaru.
 
"Saya kurang tau, biasanya bantuan itu langsung dari kantor pusat. Kalau dari pabrik di Perawang, Siak tidak ada," terang Armadi.
 
Kurangnya kontribusi memuaskan dari perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Kabupaten Siak, panitia pelaksana TDSi berharap ke depan agar kontribusi dapat ditingkatkan karena acara ini selain mengharumkan nama Indonesia khsusnya Kabupaten Siak di Internasional.
 
"Ke depannya diharapkan kerjasamanya, apa lagi TDSi ini melibatkan lintas negara dan sudah teragenda tiap tahunnya. Untuk itu agar dapat dijadwalkan, untuk bantuan agar diberikan berupa perlengkapan atau material," harap Hendrisan Ketua Pelaksana Harian TDSi2016.
 
 
rtc/radarriaunet.com