Merayakan 15 Tahun Eksistensi iPod

Administrator - Senin,24 Oktober 2016 - 15:31:20 wib
Merayakan 15 Tahun Eksistensi iPod
Beberapa varian iPod. cnn

RADARRIAUNET.COM - Keberadaan iPod sebagai pemutar musik digital terbukti mampu mengubah industri musik dunia. Sejak diperkenalkan pertama kali pada 23 Oktober 2001, pendiri sekaligus mantan CEO Steve Jobs mengaku optimis dengan kehadiran produk pemutar musik yang mampu mendominasi persaingan.

"Di era revolusi musik digital, tidak ada yang mampu menjadi pemimpin pasar. Perusahaan kecil seperti Creative dan Sonicblue, dan perusahaan besar seperti Sony, justru belum mampu membuat terobosan dan menemukan resep yang pas," aku Jobs kala itu seperti dilansir Venturebeat.

iPod yang pertama yang dirilis sembilan bulan setelah kemunculan iTunes diklaim mampu menyimpan hingga 1.000 lagu dengan bobot hanya 184 gram dan ukuran hard-drive yang super ramping. Bukan hanya itu, konektivitas pendukung FireWire mampu mengunduh lagu dari sebuah cakram (CD) hanya dalam waktu lima hingga 10 detik.

Kemampuan iPod untuk memutar musik juga tidak main-main, dalam waktu maksimal 10 jam. Apple memanfaatkan celah industri musik dan membanderol iPod seharga US$399.

Tidak mengherankan jika Jobs sesumbar belum ada yang mampu menemukan resep yang tepat untuk mengemas musik di era digital hingga kemunculan iPod. Bukan hanya itu, lebih jauh ia meyakini merek Apple akan menjadi perusahaan yang dipercaya oleh banyak orang untuk mendapatkan pengalaman musik terbaik.

Sukses dengan satu versi, Apple pun merilis beberapa varian seperti iPod Classic, iPod nano, iPod Shuffle, dan iPod Touch. Dalam waktu dua tahun, Apple sukses mencatat penjualan iPod hingga mencapai satu juta unit.

Kehadiran pemutar musik digital pun didukung dengan kehadiran peranti lunak iTunes. Apple kembali mentransformasi kemampuan musisi dan penikmat musik dalam mengakses musik berkualitas dalam satu platform.

Angka penjualan iPod pun kian cemerlang, hingga di akhir tahun 2004 total penjualan mencapai 10 juta unit dan 42 juta unit di akhir tahun 2005. Apple pun menggandeng salah satu musisi legendaris asal Inggris, U2 untuk menunjukkan metamorfosis bermusik.

Puncaknya, penjualan iPod dilaporkan mencapai 275 juta unit di awal September 2010. Hanya saja, seiring dengan meningkatnya popularitas iPhone yang sekaligus memiliki kemampuan sebagai pemutar musik, performa pejualan iPod mulai memudar.

Di awal tahun 2015, Apple mulai berhenti merilis angka penjualan iPod. Hal ini ditengarai karena menurunnya angka pemasaran iPod di era iPhone dan Android.

Bukan hanya itu, Apple juga sudah berhenti menyertakan iPod dari daftar produk yang tersedia di situs resmi perusahaan. Namun begitu, beberapa varian iPod tetap dipasarkan melalui toko fisik dan mitra Apple.

Seiring dengan memudarnya masa keemasan iPod, Tony Fadell, sosok penting dibelakang perangkat fenomenal ini juga telah resmi hengkang dari Apple pada 2010 lalu. Di tahun yang sama, Tony yang merupakan salah satu pendiri Nest Labs kemudian memilih untuk bergabung dengan Google.

Meskipun perangkat pemutar digital iPod kian meredup, Apple mengubah strategi dengan memperkenalkan layanan streaming Apple Music dan tetap mempertahankan eksistensi iTunes.Layanan pemutar musik daring tersebut diketahui menyumbang pendapatan sebesar US$5,97 miliar pada kuartal ketiga yang berakhir Juni 2016.


cnn/radarriaunet.com