Berkedok Perbaiki Elektronik Rusak, Ibu di Siak Ini Dijarah TV dan Uangnya

Administrator - Sabtu,22 Oktober 2016 - 12:27:37 wib
Berkedok Perbaiki Elektronik Rusak, Ibu di Siak Ini Dijarah TV dan Uangnya
ilustrasi. grc
RADARRIAUNET.COM - Masyarakat Siak harus hati-hati kepada oknum montir yang berkedok bisa memperbaiki perabotan elektronik seperti TV  Kulkas dan lainnya, apalagi memang tidak kenal sama orangnya.
 
Hal ini terjadi pada salah seorang warga jalan Harapan Kwalian kelurahan Kampung Tempak Siak baru-baru ini, Neneng namanya, dirinya pada saat di pagi hari hanya tinggal dengan seorang anaknya yang masih balita di rumah, dan sang suami  sedang bekerja, datanglah seseorang yang menawarkan alias monter perbaikan TV rusak atau sejenisnya.
 
Waktu itu kebetulan ada sebuah TV yang rusak di rumahnya, dirinya tidak merasa curiga pada orang tersebut, namun setelah TV diperlihatkan dan dibongkarnya, si tukang memberi alasan alat TV nya terpaksa dipesan dan diperbaiki di bengkelnya, jika sudah selesai akan diantar kembali.
 
Tanpa pikir panjang si pemilik rumah mengiyakan dan memberikan upah sebagai tanda jadi, sebelum yang bersangkutan pergi si pemilik rumah sempat membuat teh di dapur, di saat si pemilik rumah ke dapur kesempatan ini digunakan si tukang baiki tv beraktviitas membuka isi lemari si pemilik rumah dan mendapat uang Rp400 ribu dan sebuah HP.
 
Setelah itu si oknum tukang pergi entah kemana membawa hasil jarahan dan mesin-mesin yang ada di dalam TV, barulah si pemilik rumah sadar bahwa dirinya tertipu, namun si pemilik rumah tidak melaporkan kejadiannya kepada aparat hukum, menurutnya ini menjadi pelajaranlah dan dia berharap tetangga lain berhati-hati jika menemui orang yang berkedok demikian.
 
Bahkan untung dirinya pada saat itu bersama anaknya yang masih balita tidak diapa-apakan, padahal di saat itu tetangga lagi sepi bekerja, dan jika adapun ibu-ibu rumah tangga lainnya sibuk pula di rumahnya sendiri, alhasil bongkahan mesin TV yang dibawa si tukang tidak pernah kembali dan TV yang rusak pun hanya tinggal kelonsongan saja.
 
Ini menjadi pelajaran untuk lebih berhati-hati, motif seperti ini kabarnya marak terutama sasarannya di pedesaan. 
 
 
rgc/radarriaunet.com