Polres dan Disdikpora Rohul Teken MoU untuk Selamatkan Dunia Pendidikan dari Pengaruh Luar

Administrator - Sabtu,22 Oktober 2016 - 10:41:53 wib
Polres dan Disdikpora Rohul Teken MoU untuk Selamatkan Dunia Pendidikan dari Pengaruh Luar
Polres Rohul bersama Disdikpora Rohul meneken nota kesepahaman atau MoU untuk Program membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap Kamtibmas. rtc
RADARRIAUNET.COM - Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul) bersama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul meneken nota kesepahaman atau MoU untuk Program membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap Kamtibmas.
 
Penandatanganan MoU di aula rapat kantor Bupati Rohul, Jumat (21/10/16), dihadiri Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, Plt Bupati Rohul H. Sukiman, Asisten II Bidang Ekbang Syaiful Bahri, Plt Kepala Disdikpora Rohul Zulkifli, Rektor UPP Adolf Bastian, serta kalangan kepala sekolah.
 
MoU antara Polres Rohul dan Disdikpora Rohul yakni tentang program membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap Kamtibmas, terorisme, Narkoba, separatisme, dan ideologi anti Pancasila.
 
AKBP Yusup mengatakan MoU ini sangat penting untuk menjaga generasi muda dari bahaya pengaruh luar dan bisa merusak moral, apalagi mereka sangat rentan terhadap pengaruh negatif.
 
"Makanya kita melakukan MoU dengan Disdikpora (Rohul) dan perguruan tinggi," ujarnya.
 
AKBP Yusup menambahkan kampus dan sekolah merupakan tempat generasi muda menuntut ilmu. Dari itulah, adanya MoU diharapkan lembaga pendidikan bisa bersinergi dengan Kepolisian dalam menghalau pengaruh radikal bebas, termasuk Narkoba.
 
"Adik-adik ini merupakan generasi muda, untuk itulah menjadi tugas kita bersama dalam menjaganya, agar mereka tetap pada jalurnya," jelas AKBP Yusup dan berharap pihak lembaga pendidikan terus memberikan pemahaman ke anak didiknya, sebagai upaya membentengi diri mereka dari pengaruh luar.
 
Menanggapi itu, Plt Bupati Rohul Sukiman mengaku sangat mendukung MoU antara Polres dan Disdikpora, karena salah satu upaya menyelamatkan dunia pendidikan.
 
"Apalagi generasi muda sangat rentan terpengaruh paham dan perbuatan yang menyimpang," ujar Sukiman.
 
Diakuinya, wilayah Rohul yang letaknya strategis, karena berbatasan langsung dengan beberapa daerah, termasuk berbatasan dengan Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat sangat rawan dipengaruhi orang luar.
 
"Diharapkan tenaga pendidik bisa memberikan pemahaman yang lebih ke anak didiknya," imbaunya.
 
Sukiman mengharapkan acara MoU ini tidak dijadikan acara seremonial belaka oleh tenaga pendidik, namun benar-benar dijalankan dan diterapkan di lembaganya, sebagai upaya menyelamatkan generasi muda dari bahaya Narkoba, dan pengaruh luar.
 
"Semoga generasi Rokan Hulu selalu berprestasi dengan adanya MoU ini," pungkas Sukiman yang juga mantan Wakil Bupati Rohul periode 2006-2011.
 
 
rtc/radarriaunet.com