Terparkir, Satu Unit Alat Berat Ludes Terbakar di Desa Merbau Pelalawan

Administrator - Rabu,19 Oktober 2016 - 14:11:27 wib
Terparkir, Satu Unit Alat Berat Ludes Terbakar di Desa Merbau Pelalawan
Kondisi alat berat Komatsu PC 100 yang terbakar di Desa Merbau, Kecamatan Bunut. gor

RADARRIAUNET.COM - Satu unit alat berat Komatsu PC 100 yang terparkir di areal kerja Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, ludes terbakar, Senin (17/10/2016) sekitar pukul 19.00 WIB. Belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran.

Informasi yang diperoleh awak media terbakarnya alat berat terjadi usai digunakan untuk membuat parit dan terparkir di areal Desa Merbau. "Iya, satu alat berat hangus terbakar," ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP Ari Wibowo, melalui Kasat Reskrim Herman Pelani, Rabu (19/10/2016) pagi.

Diterangkannya, berdasarakan keterangan pelapor Ozi Saputra (34) alat berat terbakar saat diparkirkan usai digunakan untuk bekerja pembuatan parit.

"Usai memarkirkan alat berat, pelapor dan saksi Suwadi (39) operator alat berat, kemudian pulang ke rumah yang jaraknya sekitar 6 Km dari alat berat," ungkap Kasat Reskrim.

Sedangkan penjaga alat berat tersebut dilakukan oleh Ahmad (20) selaku penjaga alat. Berdasarkan keterangan Ahmad, karena hari hujan Ia pergi menjaga alat berat sekitar jam 21.00 WIB bersama rekannya Umar.

"Saat itu, tidak sampai di alat berat dan berjarak sekitar 1 Km. Saat mulai bekerja hingga pagi harinya, keduanya tidak melihat adanya api dari tempat alat berat diparkir," jelasnya.

Lanjut Kasat Reskrim, kemudian pada hari Selasa (18/10) sekira jam 06.00 WIB, kedua penjaga alat berat Ahmad dan Umar pulang ke rumah tanpa mengecek terlebih dahulu kondisi alat berat yang di jaganya.

"Sekitar jam 08.00 WIB, Suwadi dan Juli Saputra selaku oprator terkejut mendapati alat berat sudah dalam keadaan hangus terbakar," ungkapnya.

Keduanya berusaha mencari orang yang mengetahui sebab terjadinya kebakaran alat berat tersebut dan berjumpa dengan Dul, orang yang berada di barak kebun berjarak sekitar 1 Km dari lokasi alat berat terbakar.

"Menurut keterangan Dul, Senin (17/10) sekitar jam 19.00 WIB ia melihat api dari tempat alat berat yang terparkir. Namun saat itu dirinya tak curiga bahwa sumber api adalah dari alat berat," beber Kasat Reskrim.

Lanjutnya, hingga kedua operator tersebut melaporkan peristiwa tersebut kepada Ozi Saputra selaku penanggung jawab pekerjaan dan alat berat. "Kemudian kejadian itu dilaporkan ke Polsek Bunut. Penyebab terbakarnya alat berat masih dalam penyelidikan," pungkas Kasat Reskrim, Herman Pelani.


gor/fn/radarriaunet.com