Bersenjata Lengkap, 300 Warga Tasik Putri Puyu Kepulauan Meranti Turun ke Jalan Poros

Administrator - Rabu,19 Oktober 2016 - 10:47:42 wib
Bersenjata Lengkap, 300 Warga Tasik Putri Puyu Kepulauan Meranti Turun ke Jalan Poros
Suasana saat berlangsungnya gotong royong membersihkan jalan poros di Kecamatan Tasikputri Puyu, Kepulauan Meranti, Riau. gor

RADARRIAUNET.COM - 300-an warga dari 5 desa, Desa Bandul, Desa Selatakar, Tanjung Pisang, Mengkopot dan Mengkirau, Kecamatan Tasikputri Puyu Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, bersenjata lengkap turun ke jalan. Mereka yang membawa parang, cangkul, dan sinso ini bersama-sama membersihkan jalan poros yang berada di perbatasan desa Selatakar dan Tanjung Pisang.

Kegiatan Goro ini dalam rangka menyambut peringatan hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober. Goro tersebut digelar bersama karyawan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Estate Pulau Padang.

Turut hadir dalam dalam kegiatan ini pemerintah Kecamatan Tasikputri Puyu, pihak desa, Polsek dan Koramil Merbau, Organisasi Pemuda Pancasila dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) serta RAPP dan Gemilang Cipta Nusantara (GCN).

Abdul Hamid, Camat Tasik Putripuyu menyampaikan ucapan terimakasih nya kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan atas terlaksananya kegiatan itu. Kegiatan serupa merupakan salah satu program pemerintah kecamatan Tasikputri Puyu dalam mengefektifkan dan menghidupkan kembali budaya gotong-royong di masyarakat khususnya masyarakat desa se kecamatan Tasik Putripuyu. "Dengan merangkul semua elemen masyarakat, alhamdulillah kegiatan ini dapat terlaksana, kami mengucapkan terimakasih banyak kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi, semoga budaya gotong royong ini bisa mempererat hubungan silaturahmi antar sesama serta menjadikan lingkungan yang sehat bagi kita semua," kata Abdul Hamid.

Manager Estate Pulau Padang, Sumardi Harahap menyampaikan, bahwa kegiatan Employee Volunteering ini merupakan agenda rutin dan menjadi salah satu program unggulan perusahaan dalam menjalin tali silaturahmi dengan masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan. Sumardi menilai kegiatan ini sangat positif sekali karena berdampak kepada kebersihan lingkungan.

"Lingkungan yang bersih merupakan awal hidup sehat, dan akan menjauhkan sumber-sumber penyakit untuk berkembang. Sudah selayaknya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan menjadi tanggung jawab masing-masing," tutup Sumardi, Minggu (16/10/2016).


gor/fn/radarriaunet.com