Bupati Kepulauan Meranti Akui Pembangunan Jalan Lintas Alai-Mengkikip Sudah Mulai Dikerjakan

Administrator - Selasa,18 Oktober 2016 - 10:19:11 wib
Bupati Kepulauan Meranti Akui Pembangunan Jalan Lintas Alai-Mengkikip Sudah Mulai Dikerjakan
Bupati Kepulauan Meranti H Irwan MSi saat menjawab wartawan di Selatpanjang, Riau. gor

RADARRIAUNET.COM - Bupati Drs H Irwan MSi memberikan pernyataan yang berbeda dari tanggapan Komisi B DPRD Kepulauan Meranti terkait pembangunan jalan lintas Alai-Mengkikip, Tebingtinggi Barat, Riau. Menurut H Irwan, pembangunan jalan itu sudah mulai dikerjakan sejak awal Oktober 2016.

Hal itu disampaikan langsung H Irwan, ketika ditemui di Selatpanjang, Jumat (14/10/2016) malam. "Sudah mulai dikerjakan, sedang penimbunan. Sudah mulai 10 hari lalu," kata Irwan kepada awak media.

Pengerjaannya, tambah orang nomor satu di Kota Sagu itu lagi, dimulai dari ujung (Mengkikip, red) tidak dari Desa Kundur. "Material, alat berat sudah masuk juga," singkatnya.

Beberapa pembangunan jalan seperti di Meranti Bunting, Rangsang, Lukun-Sungaitohor juga dikabarkan telah dimulai. Hanya saja, di Desa Mekong, pembangunan jalannya belum dilakukan. Hal itu pula, bisa dimaklumi bupati dua periode di Kepulauan Meranti ini. "Mekong mungkin jaraknya dekat dengan kota. Dalam waktu dekat tetap dikerjakan," katanya lagi.

Sementara terkait siswa waktu pembangunan di tahun 2016 yang hanya tinggal sekitar 2 bulan lebih, H Irwan pesimis semua pekerjaan bisa tuntas 100 persen. Menurutnya, tahun 2016 ini paling maksimal pembangunan di Meranti terealisasi 80 persen saja.

"Banyak hal yang menyebabkan keterlambatan pembangunan. Mulai dari aturan-aturan seperti baru boleh menunjukkan personil setelah 6 bulan dilantik. Transfer anggaran ke kas daerah terkendala, itu semua berpengaruh," ujar H Irwan.

Di samping itu, Ia juga meminta seluruh masyarakat mengawasi pembangunan yang ada di daerah masing-masing. Laporkan jika memang ditemukan kecurangan-kecurangan dalam membangun. Tidak hanya pada proyek kabupaten, beberapa proyek dari provinsi pun harus dipantau.

"Pantau semua pembangunan itu, laporkan. Setidaknya ini menjadi bahan untuk dibawa ke provinsi nantinya," kata H Irwan menanggapi ada beberapa pembangunan dari provinsi yang belum dikerjakan sama sekali, seperti turap pemecah ombak di beberapa desa.


gor/fn/radarriaunet.com