Meranti Tuan Rumah Peringatan Hari Rabies Sedunia

Administrator - Senin,17 Oktober 2016 - 11:32:57 wib
Meranti Tuan Rumah Peringatan Hari Rabies Sedunia
ilustrasi. hal

RADARRIAUNET.COM - Peringatan hari rabies sedunia tingkat Propinsi Riau dipusatkan di Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti. Acara itu dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau, Askar Diari Bugana Patrinov, Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan Nasir, wakil bupati Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim, Kapolres Kepulauan Meranti, Barliansyah SIk dan sejumlah perwakilan kepala daerah Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau.  

Kegiatan yang dipusatkan di Taman Cikpuan ini, diisi dengan berbagai kegiatan, seperti lomba mewarnai tingkat SD, pameran hewan kesayangan (Kucing), penampilan Dokter Hewan Cilik Kabupaten Kepulauan Meranti, penyerahan surat keputusan Kementerian Pertanian RI tentang Kabupaten Meranti bebas rabies dan bakti sosial dalam bentuk Kastrasi dan Strilisasi hewan penular rabies (HPR) gratis serta pengobatan dan konsultasi kesehatan hewan.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau, Askar Diari Bugana Patrinov melalui kegiatan ini mengharapkan dapat mensosialisasikan bahaya rabies kepada masyarakat. Menurutnya, Rabies merupakan penyakit berbahaya yang ditularkan hewan seperti kucing,anjing dan kera melalui gigitan yang saat ini masih banyak terjadi dan menjadi ancaman bagi masyarakat.

Menurutnya,penyakit rabies ini merupakan salah satu penyakit yang strategis di Riau yang mendapatkan prioritas. Hal ini menjadi komitmen pemerintah Provinsi Riau untuk memberantas penyakit tersebut. Peringatan hari rabies sedunia ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, meningkatkan pengendalian dan meningkatkan pencegahan penyakit rabies.

"Penyakit rabies ini adalah alah satu penyakit yang berbahaya, karena belum ada obatnya, melalui gerakan ini diharapkan masyarakat paham akan bahaya rabies dan bertanggung jawab terhadap hewan peliharaannya dengan melakukan vaksinasi. Untuk itu pemerintah Provinsi Riau sangat mengharapkan masing-masing daerah kabupaten/kota dapat mendukung sepenuhnya program ini, Kabupaten Kepulauan Meranti saat ini sudah bebas rabies di Propinsi Riau mohon ini dijaga untuk masa sekarang dan masa yang akan datang, selanjutnya Bengkalis yang telah dilakukan sejumlah tahapan," katanya.

Sementara itu Bupati Kepulauan Meranti mengatakan ditetapkannya Kepulauan Meranti sebagai tuan rumah peringatan hari rabies sedunia adalah suatu penghargaan yang berat yang harus dijaga, karena Kepulauan Meranti masih banyak anjing liar yang berkeliaran.

"Ini suatu penghargaan yang berat namun kita tetap berkomitmen untuk menjaganya. Pada tahun 2011 lalu kami pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian, peternakan, dan ketahanan pangan mengambil kebijakan untuk melakukan eliminasi anjing liar secara besar-besaran dan itu terbukti mengurangi populasi anjing liar. Saya pikir peringatan hari rabies ini tidak hanya dihadiri pejabat elit, tapi mengintern yang memasuki segala lini, sehingga sosialisasi menjadi masif. Kelahiran anjing juga perlu dikendalikan mengingat reproduksinya sangat mudah, mari gerakan ini kita bumikan dengan melibatkan semua sehingga menjadi kesadaran nasional," kata Irwan.


hal/fn/radarriaunet.com