RPJPD 2005-2025 Tidak Singkron, Ini Jawaban Mursini

Administrator - Sabtu,15 Oktober 2016 - 12:58:46 wib
RPJPD 2005-2025 Tidak Singkron, Ini Jawaban Mursini
ilustrasi. rbc
RADARRIAUNET.COM - Pemerintah Kabupaten Kuansing menyampaikan alasan kenapa draf Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005-2025 yang disampaikan ke DPRD Kuansing dan sudah dibahas sebelumnya tidak sempurna dan singkron serta tidak memiliki data yang lengkap.
 
Melalui jawaban pemerintah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi, Bupati Kuansing H Mursini pada Kamis (13/10/2016) menjelaskan kronologis mulai penyusunanan RPJPD Kabupaten Kuansing Tahun 2005-2025.
 
Sebagaimana disampaikan Bupati Mursini, kita telah memulai penyusunan draft dokumen ini pada tahun 2013 yang lalu, dengan memakai tenaga ahli dari universitas Andalas. Selanjutnya disampaikan Bupati, tahapan-tahapan yang kita laksanakan telah sampai kepada Musrenbang RPJPD dan sudah sesuai dengan ketentuan yang ada.
 
Dijelaskan Bupati, seiring dengan berjalannya waktu disaat akan diajukan menjadi Ranperda, kita terkendala dengan dokumen pendukung lainnya didasari pasal 23 ayat (2) Permendagri nomor 54 tahun 2010 yang menyebutkan, rancangan RPJPD kabupaten/kota harus mengacu kepada RPJPN, RPJPD Provinsi dan RTRW kabupaten/kota.
 
RPJPD Provinsi Riau disampaikan Bupati mengalami revisi, sedangkan RTRW Provinsi Riau juga mengalami hal yang sama sehingga berimbas kepada RTRW kabupaten Kuansing. Tentunya dengan rancangan RPJPD yang sedang kita bahas sekarang. Oleh karena itu data yang disajikan adalah data-data pada tahun 2013 kebelakang.
 
Selanjutnya disampaikan Bupati, terkait dari pandangan umum yang disampaikan yang menyatakan data yang disajikan sudah kadaluarsa dan bukan data yang update. Dapat kami sampaikan, secara bersamaan Bappeda Kuansing langsung melakukan konsultasi dengan Bappeda Provinsi Riau terkait penyajian data tersebut.
 
Dapat kami sampaikan kata Bupati Mursini, sebagaimana masukan yang disampaikan Provinsi sama persis dengan apa yang disarankan oleh masing-masing fraksi, dimana data didalam bab II agar menyajikan data terbaru atau sekurang-kurangnya data 2 tahun kebelakang.
 
Namun dijelaskan Bupati, penyajian data agar mengacu kepada permendagri nomor 54 tahun 2010 tentang pelaksanaan peraturan pemerintah nomor 8 tahun 2008 tentang tahapan, tatacara penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah.
 
Melalui penjelasan yang sudah disampaikan ujar Bupati, pada kesempatan ini kami sampaikan bahwa terkait data-data pendukung khususnya dalam bab II tentang gambaran kondisi daerah sudah kita sempurnakan sesuai masukan dan saran yang telah disampaikan oleh masing-masing fraksi DPRD Kuansing.
 
Selanjutnya terkait analisa issu strategis tahun 2005-2025 yang telah kita jabarkan sudah merangkum apa-apa yang telah kita laksanakan didalam RPJMD sebelumnya. Seperti dibidang pendidikan, kita mengidentifikasi belum meratanya kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana pendidikan mulai dari pendidikan dasar sampai perguruan tinggi.
 
Pada RPJMD 2011-2016 kita melaksanakan pembangunan sekolah ataupun ruang kelas belajar disetiap kecamatan. Kita juga telah membangun Universitas Kuantan Singingi yang megah. Disisi lain kita juga mengidentifikasi sarana dan prasarana lainnya, termasuk jalan dan jembatan, perdagangan, pariwisata, infrastruktur perdesaan, keagamaan dan lain sebagainya. "Kesemuanya ini sudah sesuai dengan prioritas pembangunan 20 tahun mendatang," kata Mursini.
 
Seperti yang kita jabarkan, tahap I (2005-2010), pembangunan diberbagai bidang yang didukung oleh penyediaan infrastruktur dan suprastruktur, tahap II (2010-2015) peningkatan kuantitas dan kualitas infrastruktur dan suprastruktur dalam rangka peningkatan kualitas sumberdaya manusia di berbagai bidang, tahap III (2015-2020) peningkatan kualitas pembangunan yang berwawasan lingkungan dan peningkatan perekonomian daerah yang berdaya saing untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
 
Terakhir tahap IV (2020-2025) pemantapan perekonomian daerah yang mandiri dan masyarakat yang sejahtera yang didukung oleh ketersediaan sumberdaya manusia yang berkualitas. "Tahapan-tahapan ini selanjutnya dijabarkan kedalam RPJMD 5 tahunan," katanya.
 
Dimana penyajiannya sudah dilengkapi dengan program prioritas pada masing-masing skpd yang sesuai dengan visi dan misi kepala daerah. Dan selanjutnya akan menjadi acuan pada rencana strategis (Renstra-SKPD) dan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) di setiap tahunnya.
 
"Terkait data-data yang lebih spesifik akan disajikan lebih rinci pada dokumen-dokumen yang menjadi turunan dari RPJPD Kuansing tahun 2005-2025,"pungkasnya.
 
 
rbc/radarriaunet.com