Kantor Disdukcapil Sempat Kehabisan Blanko Elektronik KTP

Administrator - Sabtu,15 Oktober 2016 - 10:12:36 wib
Kantor Disdukcapil Sempat Kehabisan Blanko Elektronik KTP
ilustrasi. gmc
RADARRIAUNET.COM - Pada Maret 2016 ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mendapat jatah sebanyak 16.000 lebih blangko pembuatan KTP. Namun belum sampai akhir tahun blangko tersebut sudah habis dan menyebabkan pembuatan E-KTP baru terpaksa tersendat.
 
Demikian keterangan Plt Kepala Disdukcapil Rohil Basarudin, Jumat (14/10) saat ini Rohil belum bisa mengajukan pengadaan blangko baru ke Kemendagri karena masih ada tercatat sisa 2000 blangko lagi yang dipinjamkan ke Kabupaten kota lain di Riau beberapa bulan lalu. Tiga kabupaten itu di antaranya, Pekanbaru 1000 blangko, Kampar 500 blangko, dan Indragiri Hilir (Inhil) 500 blangko.
 
"Pekanbaru sama Kampar mau pilkada daerahnya, kasihanlah kalau tak dikasih pinjam. Kemarin kita kebetulan tak bisa juga cetak KTP karena tinta tak ada, kita dapat pula minjam tinta dengan Kampar,” ungkapnya.
 
Belum dipulangkannya blangko itu, karena kabupaten tersebut juga mengalami hal yang sama kehabisan blangko. Saat ini lanjutnya, Rohil sudah mencapai seribuan lebih daftar antrian pembuatan E-KTP baru. Di Rohil sendiri warga sudah waijib memiliki KTP sebanyak 400.000 lebih. Saat ini diperkirakan yang belum mencetak KTP mencapai10.000 lebih.
 
"Kalau kita mau ngajukan tak bisa, karena datanya dipusat ada berapa yang habis kita cetak. Kalau sudah habis baru bisa diajukan kembali," terang Basarudin
 
Adanya peminjaman blangko tersebut lanjut Basarudin, juga tercatat dalam buku pengeluaran di masing-masing kantor Disdukcapil. Begitu juga sebaliknya jika dikembalikan harus tercatat sebagai pemasukan bagi Disdukcapil. "Laporan bulan kita harus terus jalan, misal stok ada 5000 dan dipinjam kabupaten 3000, itu termasuk pengurangan,” pungkasnya.
 
Meskipun demikian, Disdukcapil terus melakukan pelayanan pembuatan KTP terhadap masyarakat. Bahkan, belum lama ini Disdukcapil sendiri terus melakukan jemput bola turun ke lapangan melakukan perekaman. 
 
 
Rusdy/radarriaunet.com