IDI Gelar Rohil Medical Update 1

Administrator - Kamis,13 Oktober 2016 - 10:56:03 wib
IDI Gelar Rohil Medical Update 1
Logo IDI. globalindo
RADARRIAUNET.COM - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Rokan Hilir menggelar Rohil Medical Update 1. Kegiatan itu dalam bentuk seminar dan talk show tata laksana eksaserbasi asma pada anak dan dewasa, ethicolegal in daily practice, upaya hukum terhadap jasa kesehatan dan deteksi dini penyakit HIV AIDS pada rongga mulut serta penandatanganan nota kesepakatan antara IDI dan PDGI Kabupaten Rokan Hillir dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mahatva, disaksikan Wakil Bupati Drs. Djamiludin. 
 
Kegiatan dilaksanakan Rabu (12/10/16) di Aula Lantai 5A dan 5B Hotel Lion Bagansiapiapi, Wakil Bupati Drs. Djamiludin dalam pengarahannya sempat menyentil adanya dokter yang tidak berada di tempat, padahal telah ditugaskan, sesuai peninjauan lapangan di Puskesmas Panipahan, Bagansinembah, bahkan terakhir dicek di Jalan Nelayan. 
 
Oleh sebab itu, Pemkab Rohil katanya akan mengevaluasi penempatan dokter yang menumpuk pada suatu tempat, padahal secara kuantitas, dokter berjumlah 160 orang tersebar pada 18 kecamatan namun masih kurang 80 orang. 
 
Sementara itu, Ketua IDi Cabang Rohil, dr Suratmin, SpA dalam sambutannya menyatakan, acara Rohil Medical Update 1 sebenarnya sudah ketinggalan dibandingkan kegiatan IDI Cabang Dumai yang sudah melaksanakan selama tiga kali, sehingga akan dilaksanakan rapat mengejar ketertinggalan tersebut. 
 
Berdasarakan data nasional menurut Suratmin, untuk daya saing Indonesia turun dari urutan 38 jadi 41, parameter penilaian, salah satunya kesehatan, terpuruk ke nomor 100, penyebab, TBC pada urutan 132 dari 138 negara, maka setelah ada dokter spesialis paru di Rohil penyakit TBC bisa ditekan. 
 
Sedangkan dari data penduduk Rohil 627 ribu jiwa lebih, rasio kebutuhan dokter berdasarkan WHO, 40 dokter dibanding 100 ribu penduduk, seharusnya dokter di Rohil sebanyak 240 orang, namun baru tersedia dokter 160 orang, masih kurang 80 dokter. Dokter yang adapun katanya masih menumpuk pada suatu tempat. 
 
Untuk itu, kepada dokter muda diharapkannya untuk menyebar keberbagai pelosok Rohil dengan komitmen sama-sama mendukung pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. 
 
Dalam pada itu, Ketua Panitia, dr. Adrian Wijaya dalam laporannya mengatakan maksud digelarnya kegiatan, untuk menambah wawasan tenaga medis edicolegal ditengah masyarakat dalam penanganan kasus medis dalam praktek klinik sehari-hari, dengan sejumlah nara sumber. 
 
Peserta, dokter anggota IDI Rohil dan anggota IDI yang lain, 120 orang, anggota PDGI terdata 30 orang dan farmasi 20 orang. Sumber dana partisipasi IDI, PDGI dan apoteker serta donatur yang tidak mengikat.
 
 
rtc/radarriaunet.com