Tersebab Rp200 Ribu, Warga Peranap, Inhu Tewas Dikeroyok

Administrator - Senin,10 Oktober 2016 - 10:07:43 wib
Tersebab Rp200 Ribu, Warga Peranap, Inhu Tewas Dikeroyok
Harga nyawa seolah semakin murah. Seorang warga Batang Peranap, Inhu tewas dikeroyok hanya karena dipicu uang Rp200 ribu. rtc
RADARRIAUNET.COM - Uang Rp200 ribu bukanlah jumlah besar, tetapi uang kecil itulah yang memicu pengeroyokan terhadap Masirin (40), warga Desa Punti Kayu, Batang Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu. Nyawa petani tersebut tak terselamatkan akibat luka bacok dan pemukulan secara beramai-ramai pada Jumat (7/10/16).
 
Pengeroyokan terhadap Masirin dilakukan Bejo Wayu Wibowo (35) dan Riya (23). Bahkan kedua pelaku juga sempat membacok saksi Wahyu Edi Saputra (22) dan terluka di bagian lengan. 
 
Tindak kekerasan berujung pembunuhan tersebut bermula dari transaksi bibit kelapa sawit antara korban dan pelaku. Saat itu sudah terjadi kesepakatan harga 2.100.000. Saat bibit sudah dimuat di mobil L300 pick up, ternyata korban selaku pembeli hanya membawa uang Rp1.900.000. Korban lantas janji sisa Rp200.000 dibayar saat bongkar bibit sawit tersebut. 
 
Namun pelaku tak mau dan minta bibit sawit yang sudah dimuat dibongkar lagi. Sempat terjadi cekcok, lantas mendadak saja pelaku membacok korban. Tidak hanya korban, saksi Wahyu Edi Saputra juga tak luput dari bacokan pelaku. Hanya saja Wahyu Edi berhasil melarikan diri, sementara korban terjatuh lalu dihajar dan dibacok hingga tewas.
 
Berdasarkan laporan singkat yang diterima Bagian Humas Polda Riau, Sabtu (8/10/16) malam, belum ada kepastian apakah kedua pelaku sudah ditangkap atau masih menjadi buron.
 
 
rtc/radarriaunet.com