Jokowi Mau Batam-Bintan-Karimun Jadi Kawasan Bebas Tahun Ini

Administrator - Selasa,25 Agustus 2015 - 14:13:18 wib
Jokowi Mau Batam-Bintan-Karimun Jadi Kawasan Bebas Tahun Ini
FOTO:cnnindonesia

RADAR BISNIS  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan bawahannya untuk segera menjadikan Batam-Bintan-Karimun sebagai kawasan terpadu perdagangan bebas pada tahun ini. Kebijakan ini dalam rangka menampung potensi investasi yang tidak tertampung di Singapura.

Hal itu disampaikan oleh Menkopolhukam Luhut Panjaitan, yang juga merangkap sebagai Kepala Kantor Kepresidenan di Istana Presiden, Jumat (21/8).
•    
"Ini tindaklanjut pertemuan bilateral Presiden Jokowi dengan Perdana Menteri Singapura (Lee Hsien Loong) mengenai Batam-Bintan-Karimun untuk menjadi (kawasan) terpadu sehingga investasi yang datang dari berbagai negara ke situ bisa lebih bagus," jelas Luhut.

Jokowi menginginkan, kata Luhut, pejabat pemerintah tidak hanya melakukan kunjungan kerja ke luar negeri tanpa ada eksekusi atau tindak lanjut yang sifatnya kongkret. Terkait dengan kunjungan kerja ke Singapura, Luhut mengatakan Jokowi ingin Batam benar-benar bisa menjadi kawasan perdagangan bebas atau free trade zone (FTZ).

"Keuntungannya banyak. Misal seperti dari perindustrian minyak, kemudian banyak (investasi) spill over dari Singapura yang sudah tidak bisa ditampung di sana kita bisa kelola dan itu akan punya nilai tambah untuk Indonesia," tuturnya.

Menurut Luhut, pembentukan kawasan terpadu FTZ Batam-Bintan-Karimun harus segera dilakukan mengingat banyak permasalahan yang menghambat investasi masuk ke kawasan tersebut. Untuk itu, akan dibentuk gugus tugas khusus untuk melaksanakan instruksi presiden ini yang salah satu anggotanya Purbaya Yudhi Sadewa.  

"Harus tahun ini. Tadi sudah diperintahkan untuk membuat task force," jelasnya.
 
Luhut menambahkan, selama ini terdapat sejumlah industri pipa dan perminyakan di kawasan tersebut. Hal itu menjadi nilai tambah seandainya Batam-Bintan-Karimun sudah menjadi kawasan perdagangan bebas. (ags/fn)