Qantas dan Virgin Australia Larang Penumpang Aktifkan Galaxy Note 7

Administrator - Sabtu,10 September 2016 - 14:37:03 wib
Qantas dan Virgin Australia Larang Penumpang Aktifkan Galaxy Note 7
Galaxy Note 7 milik Tham Hua yang terbakar saat dia menginap di sebuah hotel. kps

RADARRIAUNET.COM – Maskapai penerbangan Australia, Qantas dan Virgin Australia, Kamis (8/9/2016), melarang para pelanggannya untuk mengaktifkan dan mengecas Samsung Galaxy Note 7 selama penerbangan.

Kantor berita Agence France-Presse melaporkan, larangan tersebut diberlakukan setelah muncul sejumlah kasus yang menunjukkan bateri telepon seluler pintar itu rentan terbakar atau meledak saat pengisian daya atau arus listrik.

Samsung, pembuat telepon pintar terbesar dunia, mengatakan pekan lalu bahwa seluruh produk Galaxy Note 7 yang sedang dipasarkan telah ditarik.

Setidaknya perusahaan telekomunikasi dari Korea Selatan itu telah menarik 2,5 juta unit yang sedang beredar di seluruh dunia, seperti dilaporkan The Australian, Kamis ini.

"Menyusul penarikan perangkat elektronik pribadi Samsung Galaxy Note 7, kami meminta para penumpang agar miliknya dimatikan atau tidak dicas selama penerbangan,” kata juru bicara Qantas.

Larangan penggunaan Samsung Galaxy Note 7 selama dalam penerbangan tersebut berlaku untuk semua rute, baik penerbangan domestik maupun internasional.

Kompetitor domestic Qantas, Virgin Australia juga mengeluarkan batasan yang sama dalam sebuah pernyataan mereka dan hal itu diumumkan menjelang pemberangkatan.

Pada 2014, Qantas dan Virgin Australia membolehkan para penumpang untuk menggunakan perangkat elektronik bergerak mereka selama penerbangan dengan sedikit ada pembatasan.


kps/fn/radarriaunet.com