Suhu Politik DPRD Provinsi Riau Kian Memanas

Administrator - Jumat,19 Agustus 2016 - 09:15:01 wib
Suhu Politik DPRD Provinsi Riau Kian Memanas
Gedung DPRD Riau. riausky
RADARRIAUNET.COM - Pergulatan politik yang semakin kental kian terasa di DPRD provinsi Riau,  hal itu terlihat pada acara rapat yang digelar selasa, 16/8/2016.
 
Pasca ditunjuknya oleh DPP Partai Golkar Septina Primawati Jainal sebagai ketua DPRD provinsi Riau yang telah lama kosong, karena ditinggal Suparman dalam rangka mengikuti Pilkada Kabupaten rohul beberapa waktu yang lalu. Surat penunjukan itu ditujukan kepada wakil ketua DPRD provinsi Riau Noviwaldy. Berdasarkan surat resmi dari DPP Partai Golkar tersebut, pihak DPRD pun melalui banmus Segera melakukan rapat banmus terkait pengangkatan Septina sebagai pimpinan DPRD pilihan DPP Golkar.
 
Namun kali ini, kursi panas di salah satu lembaga negara ini nampaknya masih harus diterpa angin badai politik, itu terlihat dari banyaknya anggota banmus yang absen, sehingga rapat banmus pun terpaksa dibatalkan karena tidak quorum dan demi mengikuti ketentuan tatib dalam rapat DPRD.
 
Upaya pun terus dilakukan oleh berbagai pihak yang sejalan dengan arus politik Septina Primawati, sehingga pada kesempatan rapat Paripurna penyampaian pandangan fraksi terhadap raperda SOTK Pada hari selasa, 16/8/2016, pimpinan rapat Noviwaldy mencoba mengumumkan terkait pengangkatan Septina, namun langsung menuai banyak interupsi dari seluruh dewan.
 
"Pimpinan, mohon dipertimbangkan, pengumuman yang dimaksud saya kira melanggar aturan Tatib yang berlaku di lembaga ini, karena hal itu harus melalui tahapan banmus, " kata Supriyati (Dewan  Fraksi Golkar) pada rapat Paripurna.
 
Sekalipun dalam rapat itu, sebagian anggota dewan ada yang setuju jika pengumuman pengangkatan akan dilakukan, namun pimpinan rapat Noviwaldy Jusman tetap berpendirian pada prinsip penegakan aturan yang berlaku, yaitu harus melalui mekanisme banmus.
"Karena tidak mendapat persetujuan dari sebagian besar dewan yang terhormat dan demi menegakkan sistem aturan yang berlaku di institusi dewan, maka pengumuman pengangkatan Septina Primawati sebagai ketua DPRD provinsi Riau, pada rapat ini saya nyatakan batal, " kata Noviwaldy seraya mengetuk Palu.
 
Melihat sikap tegas dari pimpinan rapat dan menyikapi arus politik para dewan yang lain terkait dengan ketidakquoruman pada banmus beberapa hari yang lalu, Septina Primawati terlihat sangat kecewa.
 
"Saya terus terang sangat kecewa melihat sikap para dewan yang begitu menonjolkan sikap egonya. Kita tau, posisi ketua DPRD provinsi Riau sudah lama kosong, marilah kita berpikir lebih positif, agar kinerja dewan dapat lebih efektif dan bermanfaat bagi masyarakat, " terangnya. 
 
 
Feri Sibarani, STP/radariaunet.com