Pertanyakan Kejelasan Pembangunan 5 SMA, DPRD Kuansing: Kalau Tak Dibatalkan, Segera Tender

Administrator - Jumat,01 Juli 2016 - 10:20:12 wib
Pertanyakan Kejelasan Pembangunan 5 SMA, DPRD Kuansing: Kalau Tak Dibatalkan, Segera Tender
Musliadi, SAg. grc
RADARRIAUNET.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau mempertanyakan kejelasan pembangunan lima SMA yang telah dianggarkan dalam APBD 2016. Sebab, akhir-akhir ini Pemkab Kuansing membatalkan kegiatan tersebut. 
 
"Kita minta kejelasan kepada bupati, kalau memang dibatalkan, tolong sampaikan ke DPRD. Kalau memang tidak dibatalkan, segera tender," ujar Ketua Komisi A DPRD Kuansing, Musliadi, SAg, Rabu (29/6/2016) di Telukkuantan.
 
Ia meminta komitmen dari Mursini - Halim untuk memperhatikan dunia pendidikan. "Saudara bupati jangan plin-plan. Kemaren bilang dibatalkan, sekarang bilang akan dibangun. "Kalau memang akan dibangun, sekaranglah saatnya untuk tender. Sebab, pekerjaan fisik memakan waktu yang cukup lama," terang Musliadi.
 
Musliadi mengaku telah menanyakan perkara ini kepada Disdik dan Sekda. Dari sini, lanjut Musliadi, Pemkab Kuansing berencana untuk menunda pelaksanaan kegiatan pembangunan lima SMA. "Ketika kita tanya sampai kapan penundaan, mereka tak bisa jawab. Jika tak kunjung dilelang, sama saja dengan membatalkan. Sebab, pekerjaan fisik tidak bisa dilaksanakan pada APBD P mendatang," kata Musliadi.
 
"Nah, kalau tahun 2017, SMA ini sudah diambil alih oleh provinsi. Tentu kita tidak bisa membangun sekolah yang representatif. Dan pihak provinsi belum tentu membangun sekolah di Kuansing," beber Musliadi.
 
Untuk itu, ia mendesak agar Pemkab Kuansing segera melaksanakan kegiatan yang telah disepakati bersama dengan DPRD. "Perlu diketahui bahwa APBD merupakan Perda dan membatalkan Perda harus dengan Perda," pungkas Musliadi. 
 
 
teu/grc/radarriaunet.com