Ideal Mana, Motor dengan Rantai, Belt atau Shaft?

Administrator - Jumat,10 Juni 2016 - 16:30:49 wib
Ideal Mana, Motor dengan Rantai, Belt atau Shaft?
Perbedaan rantai, belt dan shaft.kcp

RADARRIAUNET.COM - Selain rantai, ada juga sepeda motor yang menggunakan penggerak roda lain, seperti belt dan shaft. Masing-masing jenis komponen tersebut memiliki karakternya sendiri dan juga kegunaan.

Sriyono, Technical Service Division Astra Honda Motor (AHM) coba berbagi pengetahuan, terkait tiga peranti tersebut. “Saya akan coba menjelaskan secara umum saja, yang juga rata-rata sudah dialami oleh para biker,” ujar Sriyono.

Rantai

Ini merupakan komponen yang sudah dikenal baik. Dibanding belt dan shaft, rantai memiliki kemampuan untuk mengefisiensi power loss (hilangnya tenaga) dari mesin sampai ke roda. Jika dirata-rata, power loss rantai ada di angkat 5-10 persen.

"Meski begitu, kekurangan rantai adalah harus sering dirawat dan dibersihkan, tentu agar tidak cepat rusak dan terus awet. Posisinya yang ada di luar juga membuatnya cepat kotor," kata Sriyono.

Belt

Beberapa tahun terakhir, komponen belt ini cukup populer keberadaannya. Tentu karena belt merupakan pengerak yang digunakan pada Skutik, kendaran roda dua yang sangat laris di Indonesia.

Belt sendiri diklaim lebih tahan perawatan, meski sekalinya harus dirawat harus merogoh kocek, karena harus dibawa ke bengkel (membersihkan ruang CVT). Namun ini tidak perlu dilakukan setiap hari atau minggu seperti pada rantai.

"Dibanding dengan rantai, power loss belt cukup besar, berada di angka 20 persen. Bukan hanya digunakan pada mesin kecil, belt juga sudah sering ditemukan pada Sepeda Motor Sport atau cruiser berkubikasi besar," ujar Sriyono.

Shaft

Sepeda motor dengan penggerak shaft, mungkin jarang sekali terlihat di jalan, dibanding rantai dan belt. Shaft sendiri memang lebih banyak digunakan untuk sepeda motor berkubikasi besar, ini agar power yang hilang, tidak cukup terasa.

“Dibanding ketiganya, shaft punya power loss yang sangat tinggi, bisa mencapai 30 persen. Komponen ini kerap digunakan untuk sepeda motor bekubikasi besar. Di antara ketiganya tentu memiliki kelebihan dan kekurangan msing-masing, dan penggunaannya tentu sudah dipertimbangkan matang-matang,” ujar Sriyono.


kpc/radarriaunet.com