Mantan Ketua DPRD Riau, Johar Firdaus Ditahan KPK

Administrator - Rabu,08 Juni 2016 - 20:41:01 wib
Mantan Ketua DPRD Riau, Johar Firdaus Ditahan KPK
Johar Firdaus mengenakan rompi oranye saat menuju mobil yang akan membawanya untuk menjalani penahanan sebagai tersangka KPK, Selasa (7/6/2016). Rpg
RADARRIAUNET.COM - Masa penahanan Johar Firdaus akhirnya tiba. Setelah menjalani pemeriksaan Selasa (7/6/2016) di kantor KPK, mantan Ketua DPRD Provinsi Riau periode lalu itu pukul 18.45 WIB tampak keluar dari ruang Komisi Pemberantasan Korupsi dengan mengenakan rompi oranye tanda seorang tersangka yang ditahan KPK.
 
KPK menahan Johar sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pembahasan RAPBD-P Provinsi Riau tahun anggaran 2014-2015 di Pekanbaru Provinsi Riau. Saat ditanya wartawan terkait penahan terhadap dirinya oleh KPK, Johar Firdaus enggan berkomentar banyak terkait penahanannya itu. ‎
 
"Segala sesuatunya saya serahkan kepada lawyer saya," kata Johar saat keluar dari gedung KPK. Sama seperti Bupati Rokan Hulu Suparman, Johar juga ditahan di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur. Suparman tersangkut kasus ini dalam kapasitasnya saat itu sebagai anggota DPRD Riau.
 
"Untuk kepentingan penyidikan, yang bersangkutan ini ditahan untuk 20 hari pertama," kata Juru Bicara KPK Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi awak media. KPK menetapkan Suparman dan Johar Firdaus sebagai tersangka pada 8 April 2016. ‎Mereka diduga telah menerima suap sebesar Rp900 juta dalam pembahasan RAPBD-P 2014 dan 2015 Provinsi Riau. 
 
Penetapan tersangka keduanya merupakan hasil pengembangan dari kasus yang telah menjerat eks Gubernur Riau Anas Maamun dan eks anggota DPRD Riau Ahmad Kirjauhari.
 
Johar dan Suparman disangka melanggar pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
rpg/radarriaunet.com