Dewan Rekomendasikan TPP Pejabat Pelalawan Dihentikan

Administrator - Selasa,07 Juni 2016 - 18:55:00 wib
Dewan Rekomendasikan TPP Pejabat Pelalawan Dihentikan
DPRD Pelalawan menggelar hearing pembahasan TPP. Direkomendasikan TPP tersebut dihentikan. Dok: Pnc.
RADARRIAUNET.COM - Rapat Dengar Pendapat (RDP) komisi 1 DPRD Pelalawan bersama unsur Pemerintah Daerah (Pemda) membahas gonjang ganjing Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Selasa (6/6/16) terbilang singkat. Rekomendasi rapat memutuskan TPP tersebut dihentikan.
 
Demikian rekomendasi rapat yang dibacakan ketua DPRD Nasarudin yang ikut serta dalam memimpin rapat dengar pendapat tersebut. "Rekomendasi rapat ini, tolong dibuat notulennya, biar saya teken kemudian disampaikan ke bupati agar TPP untuk sementara dihentikan," tegas Nasarudin.
 
RDP komisi 1 dalam agenda membahas polimik TPP ini menuai berbagai kecemburuan dari antara pejabat, agenda ini dihadiri Asisten IV Arizal, kepala BKD Andi Yuliandri, kepala bagian keuangan Hanafi bersikukuh pada forum bahwa dasar penerapan TPP itu berdasarkan kajian BKN.
 
Ada dua kriteria dalam melakukan besaran TPP ini dan beberapa poin. Kriteria pertama adalah berdasarkan Tupoksi dan kriteria kedua adalah beban kerja.
 
Ketua DPRD Nasarudin menambahkan alasan kuat dewan merekomendasi agar TPP itu dihentikan adalah adanya kecemburuan sosial yang muncul antar pejabat dilingkungan Pemda Pelalawan itu sendiri. "Kita kwatir dari kecemburuan ini, akan berdampak terhadap yang 'bukan-bukan' nantinya, makanya kita sepakat TPP dihentikan dulu," tegas dia.
 
Jadi kata ketua harian Adkasi ini, rekomendasi memberhentikan TPP terhitung sejak bulan 7 hingga akhir tahun. "Untuk enam bulan yang sudah berlalu tidak kita permasalahkan untuk direaliasasikan, namun seterusnya kita rekomendasikan dihentikan sampai ada evaluasi secara independen," tukasnya.
 
Sebelum rapat ini digelar kata Nasar dia sudah menghubungi ketua TAPD yakni Sekdakab. "Sebelum rekomendasi ini disepakati, kita sudah menghubungi pak Sekda," tandasnya.
 
Turut hadir dalam RDP ini, ketua komisi 1 Eka Putra didampingi sejumlah anggota seperti Abdullah, Nazzarudin Arnazh, Baharuddin, Syafrizal, Rustam Sinaga, Eliman Manurung.
 
rtc/radarriaunet.com